BAPPEDA KAB. BONE


Kembali ke Berita

Swisscontact Merampungkan Program Kakao Berkelanjutan di Kabupaten Bone

Diunggah pada 2020-09-23 08:54:11


Pada hari Selasa (22/9/2020) bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Bone, Swisscontact melakukan pertemuan perampungan Program SCPP di Kabupaten Bone. Pertemuan yang dilakukan secara luring dan daring ini dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bone (Dr. Ade Fariq Ashar, S.Stp, M.Si) dan dihadiri oleh Program Director SCPP (Christina Rini), Regional Program Manager Swisscontact (Suharman Sumpala), Biro Kerjasama Kemendagri (Rara Prisca), Dit. Bina Bangda Kemendagri (Fico Fittorio Kaban), Sekretaris Bappeda Kab. Bone (Hj. Syamsidar, S.Pi, M.Si), Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Bone (Andi Hendra Setiawan, S.Pt), Cargill, Caltiva, dan perwakilan petani kakao andalan Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Bone menyampaikan terima kasih kepada Swisscontact yang telah memberikan konstribusi bagi peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani kakao di Kabupaten Bone melalui program SCPPP. Kepala Bappeda juga berharap agar program Swisscontact untuk Kabupaten Bone tidak hanya sampai di sini, karena Kabupaten Bone memiliki banyak komoditas unggulan yang dapat menjadi perhatian bagi program Swisscontact berikutnya.

program Produksi Kakao Berkelanjutan/ SCPP - Swisscontact, sebuah koalisi publik-swasta untuk mengembangkan sektor kakao berkelanjutan di Indonesia, telah merampungkan kegiatan lapangannya di Kabupaten Bone pada September 2020 ini, setelah berjalan sejak 2012.

Di Kabupaten Bone, dengan dukungan Cargill, SCPP menjalankan kegiatan di 6 kecamatan yang mencakup 37 desa dengan pencapaian secara umum sebagai berikut*:

  • 4.397 petani dilatih dalam Praktek Budidaya Kakao Terbaik (Good Agricultural Practice/GAP);
  • 96 petani dalam Praktek Pengelolaan Usaha (Good Business Practices/GBP);
  • 3.492 petani dalam Praktek Pengelolaan Lingkungan (Good Environmental Practices/GEP);
  • 4.091 dalam Praktik Pengelolaan Keuangan (Good Financial Practices/GFP);
  • 3.556 dalam Praktik Pengelolaan Gizi Keluarga (Good Nutritional Practices/GNP).

 

SCPP mendapatkan mandat dari Sekretariat Negara Swiss Bidang Ekonomi (Swiss State Secretariat for Economic Affairs/SECO) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. “Selama pelaksanaannya program ini mengikuti perkembangan kemajuan sektor kakao Indonesia bersama-sama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Selesainya kegiatan disini  bukanlah akhir pengembangan sektor kakao. Swisscontact akan  melanjutkan bantuan teknis berkelanjutan di Indonesia. Terima kasih kepada mitra lokal dan dukungan pemerintah terhadap upaya kami  meningkatkan penghidupan para petani. Ayo Rawat Kebun!” dikatakan Ibu Christina Rini, Direktur Program SCPP.

Program ini telah memfasilitasi pembangunan rumah pembibitan seluas total 2.568 m2 selain melibatkan dan melatih 75 penyuluh serta 184 pelatih utama di seluruh wilayah kerja Kabupaten Bone. Petani-petani yang dilatih telah siap memasuki pasar yang lebih kompetitif yaitu pasar nasional maupun internasional. Upaya menghubungkan petani cokelat dengan industri kakao akan terus dilaksanakan dan dilanjutkan oleh pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan.

Sebagai dampak pelaksanaan program, petani cokelat di Kabupaten Bone  mampu meningkatkan hasil panen kakao dari 409 kg/Ha menjadi 542 kg/Ha (32% peningkatan). Kenaikan produksi ini turut menaikkan pendapatan rumah tangga mereka.  

Kembali