Rakor Program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) atau Gemar Limas

Pemerintah Kabupaten Bone mendorong percepatan peningkatan Angka Partisipasi Sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui program Gerakan kembali bersekolah atau lebih familiar di kenal Gemar Limas ( Gerakan masyarakat Lisu Massikola Paimeng). Gemar Limas di ujicobakan di 5 (lima) desa melalui kerjasama Pemkab Bone, Unicef dan LPP Bone antara lain Desa Malimongeng Kecamatan Salomekko, Desa Abbumpungeng Kecamatan Cina, Desa Welado Kecamatan Ajangale, Desa Lilina Ajangale Kecamatan Ulaweng serta Desa Lamurukung kecamatan Tellu SiattingE.  Pemerintah Kabupaten mereplikasi Program GKB melalui pembiayaan APBD Kabupaten dengan APBDesa untuk 21 desa  dan 1 kelurahan di Kecamatan Dua BoccoE.

Rakor GKB menghadirkan seluruh stakeholders terkait antara lain : UPTD pendidikan, Kepala Desa, Pengelola PKBM dan Penilik  PLS.  Kegiatan ini diharapkan dapat merumuskan strategi percepatan peningkatan RLS dan HLS agar capaian IPM Kabupaten Bone lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah pusat melalui Kemendes dan Kemendikbud  mengharapkan agar Program GKB dapat diintegrasikan melalui Sistem Informasi Perencanaan pembangunan desa (SIPPDesa). Untuk saat ini pemerintah Kabupaten Bone dan pemerintah desa telah mengembalikan anak bersekolah sebanyak 72 orang tahun pelajaran 2017-2018 baik melalui jalur  formal maupun non formal.

2 thoughts on “Rakor Program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) atau Gemar Limas

  • Assalamualaikum wr.wb. tabe yang ingin saya tanyakan kenapa program GKB itu di bawah tanggung jawab BAPPEDA ? Mengapa bukan dinas pendidikan padahal kan secara garis besar masalah yang ada dalam lingkup pendidikan..

    • Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) sebenarnya kerja tim termasuk diknas. Kenapa Bappeda yang langsung mengkoordinir karena sifatnya piloting program yang melibatkan beberapa OPD.jadi Bappeda sebagai Koordinator perencanaan program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *